Assalamualaikum. Wr. Wb.
hy gays balik lagi dengan chandra , chandra
kali ini akan membahas tentang WDS (wireless distribution system). WDS terbagi menjadi 2, yaitu WDS dynamic dan WDS static.
Biar gak bingung, langsung ke TKP saja.
WDS Dynamic – Setting wireless mode, salah satu menjadi AP dan satunya lagi menjadi station-wds
Setting WDS
Mode : dynamic
Default bridge : bridge1
– Apabila sudah terhubung, maka akan terbentuk interface wds1 pada AP dan secara dynamic/otomatis akan ditambah pada port bridge
WDS Static – Konfigurasinya hampir sama seperti WDS dynamic. Tapi, pada tab WDS, wds mode kita pilih static, dan default bridge ke bridge1.
Masukkan MAC-Address dari station/client yang terhubung. Dalam arti kita memasukkan data station/client secara manual.
Oke sob, sekian dulu tutorial tentang WDS (wireless distribution system). Terimakasih sudah mampir di tutorial saya. jangan lupa kunjungi tutorial saya di lain waktu.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum. Wr. Wb
sumber : Blognya Nur Hidayat






0 Komentar